Tuesday, April 09, 2013
Perahu Kertas
Yuppp
Benarrrr. Setelah sekian bulan filem itu keluar, baru sekarang gue sempet nontonnya.
itu juga pake acara dvd PK 2 nya error isinya. Ga ada disk 1 nya! Imagine that. Dasar tukang dvd. Besok mo komplen ahhh.
Anyway busway, biarpun baru nonton setengah filemnya. Tapi gue tiba2 tergelitik untuk nulis blog. Jalan ceritanya, ahhhh it reminds me about my dream to be a writer long ago. Tentang masa2 muda dimana gue belom kepikiran betapa beratnya hidup. Betapa untuk menikmati sedikit kenikmatan duniawi, elo harus bekerja banting tulang.
Gue dulu sangat ingin jadi penulis. Cerpen2 gue cukup digemari temen2 meskipun cuma skala mading sekolah. hehehehee....
Tapi entah mulai kapan, mimpi itu jadi pudar. Tergantikan dengan mimpi2 lain. Tentang perjuangan hidup di ibu kota. Ahhhhh...
Meski somehow i proud about what i am now. Tetap sajaa.. kadang kala hal yang satu ini nyembul ke permukaan kadang2.
Seperti sekarang.
Menulis fiksi, membuat khayalan gue terbang tinggi. Membuat gue bisa merasakan sensasi2 sesaat menjadi orang lain yang tokoh utamanya gue tulis. yahhh gitu deh kalo penulis amatir. mesti kudu ngebayangin dulu jadi tokoh utama. gak heran ceritanya kadang terselip pengalaman pribadi.
Eh tapi susahnyyaaaa.... gue percaya seniman itu lahir karena duka. Ingat kata abang gue si jon bon jovi, like a poem needs a pain. begitu juga dengan fiksi. mesti ada konflik, mesti ada duka, baru suka. kalo nggak, nggak bakal menarik isinya...
tapi kalo setiap hari lu dipenuhi dengan cintaaaaaa, gimana caranya menyelami isi hati si tokoh utama ini...
Yupp gue ga bisa nulis, salahkan cinta karna ini. I have so much love around me rite now :)
Ya uda gitu aja yang gue mau bilang. Kapan2 kalo lagi mellow gue nulis cerpen lagi dehhh...
Ciaoooo....
Friday, February 01, 2013
It's been 2 years since my last post
Apa saja yang sudah terjadi dari November 2010 ke Januari 2013?
Banyak....
Banyak perjalanan hidup yang penuh warna, yang penuh suka duka, tapi sejujurnya gue happy. Gue senang dengan hidup gue. Apa yang gue miliki sekarang adalah anugerah yang bener2 jauh lebih banyak dari yang gue harapkan.
Memiliki keluarga kecil ini, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, membuat gue merasa sangat yakin, bahwa jika di beri pilihan untuk kembali ke masa lalu dan merubah keputusan2 gue, nggak akan ada yang gue rubah.
Sekarang kami sudah tinggal di Gading Serpong. Ivan sudah jadi notaris. Gue sudah nggak ngantor lagi.
di 2011 banyak pengalaman hidup yang sangat berharga terjadi, di khianati temen2 dan sodara2 yang nggak beres, usaha yang nggak sesuai ekspektasi,dll. Berat memang.
Sukurlah semua sudah kami lewati.
Sekarang semuanya membaik. Selain misyel, sekarang sudah hadir Melody. Anak paling lucu sedunia kedua setelah Michelle. hehehehee....
Hidup bersama ketiga orang ini bener2 menyenangkan. meski kadang biasalahhh naluri keibuan gue (baca: ngomel dan merepet) sering terkuak. wkwkwkwkwkwk..
Anyway seneng kembali ke blog ini. kapan2 akan gue terusin lagi.
See yaaa!
Wednesday, November 03, 2010
Pilihan
Gue berada di persimpangan jalan lagi.
Duhh susahnya menjadi dewasa. Banyak pilihan dalam hidup yang mesti dilakukan. Dasar manusia, nggak punya pilihan ngeluh, banyak pilihan ngeluh.
Tapiiii, bukannya ini gunanya gue punya blog. Selalu saja ada hal2 yang sangat berat untuk kita ceritakan kepada orang lain, boleh ditumpahkan ke blog. Kalo ada yang nggak suka, ya jangan dibaca. Kalo ada yang tersinggung yah maap. Sebisa2nya kalo pun maki2 orang, gue ga sebutin namanya deh. Hahahaaa....
Sebenarnya situasi ini 2 tahun lalu pernah gue alami. Ketika harus memilih menjadi Ibu Rumah Tangga atau menjadi pekerja kantoran.
Sekarang pilihannya ada 3. Menjadi Ibu Rumah Tangga, Pekerja Kantoran, atau Business Owner.
Dohhhh. Dulu pas memulai usaha ini, yang ada dikepala gue adalah bisnis ini menyenangkan karna bisa dilakukan dirumah. Bisa sambil menjaga anak. Bisa nambah2 penghasilan.
Tapi pengalaman hidup mengajarkan gue, bahwa nggak bisa begitu.
Ketika memilih jadi Ibu Rumah Tangga, harusnya ya ngurus rumah tangga. Keuangan bersumber dari suami. Kalo pun seorang IRT mau cari tambahan pemasukan, ya statusnya tambahan pemasukan. Means Sambilan, Paroh waktu, Iseng2.
Kalo mau uangnya lebih banyak ya harus menekuni bisnisnya. Means sama aja dengan pekerja kantoran. waktu akan tersita. Malah lebih parah. Bisnis nggak cukup diurusin dengan rentang waktu 9-5. senin - jumat. Bisnis artinya kapan saja bisa datang orderan.
Lalu, harus pilih mana?
Pegawai kantoran nggak pengen, uang terbatas, waktu sangat terbatas.
Ibu rumah tangga, uang terbatas waktu luang.
Business Owner, uang lumayan, waktu terbatas....
Dilema antara memenuhi semua kebutuhan keluarga dengan waktu yang tersita.
Hufftthhh...
So hard to decide walopun sebenarnya gue sudah memutuskan. Hahaha. apa hayooo... bingung kan sama pemilihan kata2nya???
Maksudnya gini, gue sudah memutuskan memilih jalan yang A padahal keputusan itu diambil karna terpaksa. Karna sepertinya itu yang terbaik untuk semua pihak. Meski hati kecil gue nggak pengen. Di lain pihak, jika gue mengambil jalan B, yang mana gua inginkan, akan ada konsekuensi lain yang harus gue tanggung.
Intinya, semua ada konsekuensinya....
Keputusan yang diambil sampai titik ini masih memungkinkan gue untuk mundur dan mengambil pilihan lain, tapi kondisi spt ini nggak akan selamanya. Akan tiba dimana saat gue ga bisa mundur lagi dan menanggung semua konsekuensi yang diakibatkan oleh pilihan ini.
Benerrr, nggak ada pilihan yang salah, semua pilihan bagus. Sudah sukur masih ada pilihan toh? Cuma bagaimana sikap kita menanggung konsekuensinya. Nah itu yang berat.
Sighhh, i wish my life less complicated than this...
I have options, itu yang membuat sulit.
Kalo terpaksa ambil salah satu jalan, ya end of discussion dehhh. Nggak ada yang perlu dibahas. Hahahaa....
Duhh susahnya menjadi dewasa. Banyak pilihan dalam hidup yang mesti dilakukan. Dasar manusia, nggak punya pilihan ngeluh, banyak pilihan ngeluh.
Tapiiii, bukannya ini gunanya gue punya blog. Selalu saja ada hal2 yang sangat berat untuk kita ceritakan kepada orang lain, boleh ditumpahkan ke blog. Kalo ada yang nggak suka, ya jangan dibaca. Kalo ada yang tersinggung yah maap. Sebisa2nya kalo pun maki2 orang, gue ga sebutin namanya deh. Hahahaaa....
Sebenarnya situasi ini 2 tahun lalu pernah gue alami. Ketika harus memilih menjadi Ibu Rumah Tangga atau menjadi pekerja kantoran.
Sekarang pilihannya ada 3. Menjadi Ibu Rumah Tangga, Pekerja Kantoran, atau Business Owner.
Dohhhh. Dulu pas memulai usaha ini, yang ada dikepala gue adalah bisnis ini menyenangkan karna bisa dilakukan dirumah. Bisa sambil menjaga anak. Bisa nambah2 penghasilan.
Tapi pengalaman hidup mengajarkan gue, bahwa nggak bisa begitu.
Ketika memilih jadi Ibu Rumah Tangga, harusnya ya ngurus rumah tangga. Keuangan bersumber dari suami. Kalo pun seorang IRT mau cari tambahan pemasukan, ya statusnya tambahan pemasukan. Means Sambilan, Paroh waktu, Iseng2.
Kalo mau uangnya lebih banyak ya harus menekuni bisnisnya. Means sama aja dengan pekerja kantoran. waktu akan tersita. Malah lebih parah. Bisnis nggak cukup diurusin dengan rentang waktu 9-5. senin - jumat. Bisnis artinya kapan saja bisa datang orderan.
Lalu, harus pilih mana?
Pegawai kantoran nggak pengen, uang terbatas, waktu sangat terbatas.
Ibu rumah tangga, uang terbatas waktu luang.
Business Owner, uang lumayan, waktu terbatas....
Dilema antara memenuhi semua kebutuhan keluarga dengan waktu yang tersita.
Hufftthhh...
So hard to decide walopun sebenarnya gue sudah memutuskan. Hahaha. apa hayooo... bingung kan sama pemilihan kata2nya???
Maksudnya gini, gue sudah memutuskan memilih jalan yang A padahal keputusan itu diambil karna terpaksa. Karna sepertinya itu yang terbaik untuk semua pihak. Meski hati kecil gue nggak pengen. Di lain pihak, jika gue mengambil jalan B, yang mana gua inginkan, akan ada konsekuensi lain yang harus gue tanggung.
Intinya, semua ada konsekuensinya....
Keputusan yang diambil sampai titik ini masih memungkinkan gue untuk mundur dan mengambil pilihan lain, tapi kondisi spt ini nggak akan selamanya. Akan tiba dimana saat gue ga bisa mundur lagi dan menanggung semua konsekuensi yang diakibatkan oleh pilihan ini.
Benerrr, nggak ada pilihan yang salah, semua pilihan bagus. Sudah sukur masih ada pilihan toh? Cuma bagaimana sikap kita menanggung konsekuensinya. Nah itu yang berat.
Sighhh, i wish my life less complicated than this...
I have options, itu yang membuat sulit.
Kalo terpaksa ambil salah satu jalan, ya end of discussion dehhh. Nggak ada yang perlu dibahas. Hahahaa....
Thursday, October 07, 2010
Status sih statuss...
Status di facebook dan berbagai jejaring sosial sudah merupakan hal umum. banyak macam kita temui. ada beberapa yang lucu, menginspirasi, bikin bosan, dll.
Tata cara mereka mengungkapkannya pun berbeda2. Ada yang pakai bahasa indonesia yang baik dan bener. Ada yang pake bahasa setengah gaul, atau ada yang pake bahasa Alay yang kayak orang mau muntah getthoooo.....
Tidak sedikit orang yang pake bahasa inggris dalam statusnya.
gapapalahhh. mau mempraktekkan hasil kursus bertahun2 mungkin? atau mau pamer kalo dia lancar ngomong inggrisnya. ya nggak papa. wong dia bisa kok, so what...?!
ada juga yang pake kalimat inggris lalu disambung dalam kalimat bahasa indonesia. nggak papa juga. sometimes i did it. hehehehe... (menunjukkan kemampuan yang stengah2, hahahahahaaa)
ada lagi orang yang make bahasa inggris ditengah2 kalimat. mungkin taunya cuma itu doang, trus biar keren sedikit2 diselipin bahasa inggrisnya. biar orang liat ga bego2 amat kali mikirnya? hueheuheuheeeeee...
Tapi ada 1 cewek yang mengganggu banget. Salah satu temen di FB gue (gue bahkan lupa gimana bisa masuk dia dalam friendlist gue, yang pasti bukan gue yang nge add -sebab biasanya gue nge-add orang yg bukan temen2 beneran pasti karna ada maunya, dan gue ga liat apa yang gue butuhin dr ni orang :D- ) menulis status dalam bilingual.
bilingual dalam arti harafiah. maksudnya: dia nulis status dalam bahasa inggris, lalu didalam kurung di tulislah terjemahannya.
like this: "I'm at Ayam Bakar Ghandari, it's so delicious. (Saya berada di Ayam Bakar Ghandari, ayamnya enak sekali"
Ourrggghhhh, my eyesss.... perih langsung membacanya. Dan bukan hanya sekali dua kali. Tapi semua status orangnya spt itu.
Mau negor yah ga enaklah, itu hak dia sepenuhnya sebenarnya. Cuma otak gue gatel rasanya kalo nggak ngeluarin unek2 ini.
Lu kate ini sekolah dasar? nulis status pake terjemahan segala.
pas gue curhat ama laki gue, katanya: tu orang mau cari jodoh bule kali. wakakaaka, bisa jadi.
Beside that, out of topic, banyak deh orang2 yang nggak tau kapan mesti mencela orang dan kapan mesti menahan jari2nya untuk tidak mengetik status yang mencela orang di jejaring sosial. Atau yang lebih parah, mencela keluarga sendiri atau bahkan ibunya sendiri.
huhuhuhu....
sebenci2nya sama ibu sendiri, ya nggak panteslah yah nulis status segamblang itu. jadi emosi gue bacanya. hahaha.
kalo mau maki2 orang lain sih boleh2 aja, itu juga sebaiknya nggak usah nunjuk langsung siapa oknumnya, tidak etis.
usut punya usut (saking penasaran gue ama si X yang aneh ini) gue buka halaman FB nya, akhirnya gue malah ngeliat semua keluh kesah doang yang ada di wall nya.
huaaa.. what a life. i might be just hung my self if i always look at my life from her point of view. or drink some rat poison. and end it immediately.
poor girl. she is 38 years old, no boyfriend, no husband, and she hates her mom, she hates her friends.
Loneliness really really can kill you.
all i want to say is: inspired people with you life. if you can't, just shut up!!!
menginspirasi dalam hal ini maksud gue: bolehlah dalam kata2 bijak, boleh juga memberitahu lagi ngapain lu skrang, baru beli apa lu skrg (biar kata pamer, siapa tau ada yang termotivasi utk mendapatkan hal2 yang dia inginkan, sperti elo) atauuuu tulislah status lagi makan enak dimana. siapa tau gue juga bisa nyamperin. hahahahaa.
enough people, i have to stop. a lot of work paper in my desk need to be finished.
Have a nice day, everyone. be blessed!
Tata cara mereka mengungkapkannya pun berbeda2. Ada yang pakai bahasa indonesia yang baik dan bener. Ada yang pake bahasa setengah gaul, atau ada yang pake bahasa Alay yang kayak orang mau muntah getthoooo.....
Tidak sedikit orang yang pake bahasa inggris dalam statusnya.
gapapalahhh. mau mempraktekkan hasil kursus bertahun2 mungkin? atau mau pamer kalo dia lancar ngomong inggrisnya. ya nggak papa. wong dia bisa kok, so what...?!
ada juga yang pake kalimat inggris lalu disambung dalam kalimat bahasa indonesia. nggak papa juga. sometimes i did it. hehehehe... (menunjukkan kemampuan yang stengah2, hahahahahaaa)
ada lagi orang yang make bahasa inggris ditengah2 kalimat. mungkin taunya cuma itu doang, trus biar keren sedikit2 diselipin bahasa inggrisnya. biar orang liat ga bego2 amat kali mikirnya? hueheuheuheeeeee...
Tapi ada 1 cewek yang mengganggu banget. Salah satu temen di FB gue (gue bahkan lupa gimana bisa masuk dia dalam friendlist gue, yang pasti bukan gue yang nge add -sebab biasanya gue nge-add orang yg bukan temen2 beneran pasti karna ada maunya, dan gue ga liat apa yang gue butuhin dr ni orang :D- ) menulis status dalam bilingual.
bilingual dalam arti harafiah. maksudnya: dia nulis status dalam bahasa inggris, lalu didalam kurung di tulislah terjemahannya.
like this: "I'm at Ayam Bakar Ghandari, it's so delicious. (Saya berada di Ayam Bakar Ghandari, ayamnya enak sekali"
Ourrggghhhh, my eyesss.... perih langsung membacanya. Dan bukan hanya sekali dua kali. Tapi semua status orangnya spt itu.
Mau negor yah ga enaklah, itu hak dia sepenuhnya sebenarnya. Cuma otak gue gatel rasanya kalo nggak ngeluarin unek2 ini.
Lu kate ini sekolah dasar? nulis status pake terjemahan segala.
pas gue curhat ama laki gue, katanya: tu orang mau cari jodoh bule kali. wakakaaka, bisa jadi.
Beside that, out of topic, banyak deh orang2 yang nggak tau kapan mesti mencela orang dan kapan mesti menahan jari2nya untuk tidak mengetik status yang mencela orang di jejaring sosial. Atau yang lebih parah, mencela keluarga sendiri atau bahkan ibunya sendiri.
huhuhuhu....
sebenci2nya sama ibu sendiri, ya nggak panteslah yah nulis status segamblang itu. jadi emosi gue bacanya. hahaha.
kalo mau maki2 orang lain sih boleh2 aja, itu juga sebaiknya nggak usah nunjuk langsung siapa oknumnya, tidak etis.
usut punya usut (saking penasaran gue ama si X yang aneh ini) gue buka halaman FB nya, akhirnya gue malah ngeliat semua keluh kesah doang yang ada di wall nya.
huaaa.. what a life. i might be just hung my self if i always look at my life from her point of view. or drink some rat poison. and end it immediately.
poor girl. she is 38 years old, no boyfriend, no husband, and she hates her mom, she hates her friends.
Loneliness really really can kill you.
all i want to say is: inspired people with you life. if you can't, just shut up!!!
menginspirasi dalam hal ini maksud gue: bolehlah dalam kata2 bijak, boleh juga memberitahu lagi ngapain lu skrang, baru beli apa lu skrg (biar kata pamer, siapa tau ada yang termotivasi utk mendapatkan hal2 yang dia inginkan, sperti elo) atauuuu tulislah status lagi makan enak dimana. siapa tau gue juga bisa nyamperin. hahahahaa.
enough people, i have to stop. a lot of work paper in my desk need to be finished.
Have a nice day, everyone. be blessed!
Wednesday, September 22, 2010
Dari gadis yang mandiri menjadi wanita yang manja
Salahkan suamiku atas transformasi diri yang menuju ke arah degradasi kualitas diri (sepertinya sih).
Kalau dulu, kemana2 bisa sendiri.
Nggak pernah takut meski resiko yang dihadapi kadang nggak kebayang.
Nggak pernah mikir akibat, yang penting "just do it".
Nonton dvd sendiri sepanjang malam: it's okey
Sepi? Nggak tuhh
Rasanya?
Menyenangkan....
Sekarang?
Kemana2 rasanya pengen dianterin.
Mengambil keputusan? Nggak klop kalo nggak nanya opini dulu.
Melakukan sesuatu? Ntar suamiku bilang apa ya?
Nonton? Mesti berdua donggg
Rame? Ya begitulah...
Beginilah kehidupanku sekarang.
Rasanya?
SANGAT MENYENANGKAN
Kesimpulan: segeralah menikah wahai wanita wanita lajang, dan biarkan dirimu dimanjakan. heheheehe....
Kalau dulu, kemana2 bisa sendiri.
Nggak pernah takut meski resiko yang dihadapi kadang nggak kebayang.
Nggak pernah mikir akibat, yang penting "just do it".
Nonton dvd sendiri sepanjang malam: it's okey
Sepi? Nggak tuhh
Rasanya?
Menyenangkan....
Sekarang?
Kemana2 rasanya pengen dianterin.
Mengambil keputusan? Nggak klop kalo nggak nanya opini dulu.
Melakukan sesuatu? Ntar suamiku bilang apa ya?
Nonton? Mesti berdua donggg
Rame? Ya begitulah...
Beginilah kehidupanku sekarang.
Rasanya?
SANGAT MENYENANGKAN
Kesimpulan: segeralah menikah wahai wanita wanita lajang, dan biarkan dirimu dimanjakan. heheheehe....
Monday, June 28, 2010
Wednesday, May 26, 2010
Finally, Found My SOULmate
Hari kedua bawa motor lagi ke kantor.
Yipppiiieeee.
Sejak lahiran misyel, gue sudah lama nggak bawa motor sendiri ke kantor. Soalnya motornya dijual.
Pulang pergi diantar jemput Ivan.
Kemana2 naik mobil ama Ivan.
Bukannya nggak suka sih. Malah sukkaaaa banget.
Cuma, tetap saja ada rasa nggak pas. Kalo jalan2 bolehlah naik mobil sama keluarga. Tapi sehari2? Bawa mobil sendiri nggak bisa2. Akhirnya selaluuu nunggu Ivan.
Ivan nggak pernah ngomel kalo mesti nganterin kesana kemari. Tapi jiwa petualang gue *jiahhh, si bolang dong* membuat rasanya gerak agak terbatas. Soalnya ivan kan pulang kantor lebih sore, jadi kalo mau janjian ketemu customer, atau control ke toko dulu, mesti nunggu, atau gue bela2in naik angkot.
Rasanya seperti mengepakkan sayap diruang sempit.
Akhirnya, gue pikir bahwa mau ga mau, gue harus naik motor lagi. Toh misyel dirumah sama ie ie dan susternya.Sudah tidak dibawa ke kantor lagi. lagian ini cuma sementara sampe gue benar2 resmi kerja dirumah nanti. Masih beberapa bulan lagi.
Kemaren hari pertama bawa motornya, jam 4.30 sore gue udah nyampe rumah.
Menyenangkan.
Punya waktu untuk misyel.
Dan punya waktu untuk bikin bakpau buat keluarga.
Sayap gue benar2 bisa terkepak sekarang. Senang rasanya. Jadi bisa benar2 produktif dan mengerjakan hal2 yang gue suka.
I've found my "SOULmate", but ofcourse, Ivan is one and only soulmate that i have :)
Yipppiiieeee.
Sejak lahiran misyel, gue sudah lama nggak bawa motor sendiri ke kantor. Soalnya motornya dijual.
Pulang pergi diantar jemput Ivan.
Kemana2 naik mobil ama Ivan.
Bukannya nggak suka sih. Malah sukkaaaa banget.
Cuma, tetap saja ada rasa nggak pas. Kalo jalan2 bolehlah naik mobil sama keluarga. Tapi sehari2? Bawa mobil sendiri nggak bisa2. Akhirnya selaluuu nunggu Ivan.
Ivan nggak pernah ngomel kalo mesti nganterin kesana kemari. Tapi jiwa petualang gue *jiahhh, si bolang dong* membuat rasanya gerak agak terbatas. Soalnya ivan kan pulang kantor lebih sore, jadi kalo mau janjian ketemu customer, atau control ke toko dulu, mesti nunggu, atau gue bela2in naik angkot.
Rasanya seperti mengepakkan sayap diruang sempit.
Akhirnya, gue pikir bahwa mau ga mau, gue harus naik motor lagi. Toh misyel dirumah sama ie ie dan susternya.Sudah tidak dibawa ke kantor lagi. lagian ini cuma sementara sampe gue benar2 resmi kerja dirumah nanti. Masih beberapa bulan lagi.
Kemaren hari pertama bawa motornya, jam 4.30 sore gue udah nyampe rumah.
Menyenangkan.
Punya waktu untuk misyel.
Dan punya waktu untuk bikin bakpau buat keluarga.
Sayap gue benar2 bisa terkepak sekarang. Senang rasanya. Jadi bisa benar2 produktif dan mengerjakan hal2 yang gue suka.
I've found my "SOULmate", but ofcourse, Ivan is one and only soulmate that i have :)
Thursday, April 08, 2010
Resign aja pak kalo udah ga niat kerja.
Di kantor gue ada 2 orang yang memiliki tingkat menyebalkan sangat tinggi.
1 bapak2 dan 1 ibu2.
kali ini gue mau bercerita soal yang laki2 dulu.
sebenarnya sudah lama gue kesal dengan tingkah dia.
dia kerja dibagian umum dan merangkap messenger. dia punya keahlian mereparasi elektronik.
dia sudah kerja belasan tahun di kantor ini, tapi sepertinya dia ingin resign dan membuka usaha sendiri tapi terbentur dengan modal.
lama kelamaan gue perhatikan, dia digaji cuma untuk mencairkan cek untuk petty cash di bank, lalu selebihnya dia nongkrong di belakang untuk mengerjakan sampingannya, menerima reparasi elektronik.
jadi, 1 ruangan belakang itu adalah KERJAAN PRIBADI dia.
Sebenarnya dengan ini saja sudah menimbulkan ketidaksenangan karyawan lain. dan dalam kapasitas gua sebagai chief finance and accounting, sudah gue tegor dan akhirnya gue lapor ke atasan. tapi entah kenapa boss gue ga berkutik sama dia. ga dipecat2 nih orang.
pernah suatu ketika, gue minta diambilin berkas dari roxy square (kantornya adik boss gue) untuk dibawa ke kantor gue (pesing daan mogot), dia pergi jam 9 pagi, baru balik jam 1 siang.
terkadang dia bisa pergi jam 9 pagi lalu nganter anaknya sekolah di cengkareng, lalu balik lagi ke kantor, korupsi waktu gila2an. kalo ditegor, gue bisa dicemberutin berhari2. kalo di laporin boss, boss cuma bilang "apa boleh buat, susah cari orang kepercayaan untuk ngambil2 cek dibank. buset dahhh.....
lalu kalo disuruh ke bank, dia maunya sekali jalan doang, pilih deh mau pagi atau siang, selebihnya entah dia diluar kantor ngapain, atau kerja di belakang, menerima reparasi elektronik itu. 1 ruangan dibelakang penuh sama tivi dan tape yang rusak.
yang bikin gue kesal tadi adalah, gue minta tolong ditransferkan uang ke bank bni (which is bukan bank yang sering dipake kantor gue). uang itu adalah titipan suster nya misyel untuk anaknya dikampung. sebagian buat operasi sodaranya yang sakit. sudah dititipkan dari kemaren dan gue lupa.
maka baru g titip hari ini. itu pun sudah ditanya2kan oleh anaknya.
sore ini, dia pulang dan bilang, kalo dia ga sempat nyetorin. padahal dia keluar kantor jam 9 pagi, nyairin cek, lalu ambil tagihan di dadap. itu doangg.
sepertinya dia sengaja karna yang gue titipkan ini adalah urusan pribadi, bukan urusan kantor, jadi dia ogah2an.
hey, tapi kan gue atasan elo, which is sebenarnya bisa2 aja gue memanfaatkan elu untuk kepentingan pribadi. tapiiiiiii, berapa kali sihhhh gue bikin beginian. ga nyampe 5 kali dalam setahun kok.
huhuhu, pengen gua tampol sebenarnya.
coba kalo gua yang punya ni perusahaan, udah gua pecat tanpa pesangon lu dari kemaren2.
alasannya adalah:
korupsi waktu gila2an. tidak bekerja dengan baik dan mempergunakan fasilitas kantor untuk kepentingan usaha pribadi. bayangkaaaaannn.... listrik, ruangan, telpon dan jam kerja adalah milik kantor gue, dan dia pakai itu 90 % mengerjakan kepentingan bisnisnya sendiri.
1 bapak2 dan 1 ibu2.
kali ini gue mau bercerita soal yang laki2 dulu.
sebenarnya sudah lama gue kesal dengan tingkah dia.
dia kerja dibagian umum dan merangkap messenger. dia punya keahlian mereparasi elektronik.
dia sudah kerja belasan tahun di kantor ini, tapi sepertinya dia ingin resign dan membuka usaha sendiri tapi terbentur dengan modal.
lama kelamaan gue perhatikan, dia digaji cuma untuk mencairkan cek untuk petty cash di bank, lalu selebihnya dia nongkrong di belakang untuk mengerjakan sampingannya, menerima reparasi elektronik.
jadi, 1 ruangan belakang itu adalah KERJAAN PRIBADI dia.
Sebenarnya dengan ini saja sudah menimbulkan ketidaksenangan karyawan lain. dan dalam kapasitas gua sebagai chief finance and accounting, sudah gue tegor dan akhirnya gue lapor ke atasan. tapi entah kenapa boss gue ga berkutik sama dia. ga dipecat2 nih orang.
pernah suatu ketika, gue minta diambilin berkas dari roxy square (kantornya adik boss gue) untuk dibawa ke kantor gue (pesing daan mogot), dia pergi jam 9 pagi, baru balik jam 1 siang.
terkadang dia bisa pergi jam 9 pagi lalu nganter anaknya sekolah di cengkareng, lalu balik lagi ke kantor, korupsi waktu gila2an. kalo ditegor, gue bisa dicemberutin berhari2. kalo di laporin boss, boss cuma bilang "apa boleh buat, susah cari orang kepercayaan untuk ngambil2 cek dibank. buset dahhh.....
lalu kalo disuruh ke bank, dia maunya sekali jalan doang, pilih deh mau pagi atau siang, selebihnya entah dia diluar kantor ngapain, atau kerja di belakang, menerima reparasi elektronik itu. 1 ruangan dibelakang penuh sama tivi dan tape yang rusak.
yang bikin gue kesal tadi adalah, gue minta tolong ditransferkan uang ke bank bni (which is bukan bank yang sering dipake kantor gue). uang itu adalah titipan suster nya misyel untuk anaknya dikampung. sebagian buat operasi sodaranya yang sakit. sudah dititipkan dari kemaren dan gue lupa.
maka baru g titip hari ini. itu pun sudah ditanya2kan oleh anaknya.
sore ini, dia pulang dan bilang, kalo dia ga sempat nyetorin. padahal dia keluar kantor jam 9 pagi, nyairin cek, lalu ambil tagihan di dadap. itu doangg.
sepertinya dia sengaja karna yang gue titipkan ini adalah urusan pribadi, bukan urusan kantor, jadi dia ogah2an.
hey, tapi kan gue atasan elo, which is sebenarnya bisa2 aja gue memanfaatkan elu untuk kepentingan pribadi. tapiiiiiii, berapa kali sihhhh gue bikin beginian. ga nyampe 5 kali dalam setahun kok.
huhuhu, pengen gua tampol sebenarnya.
coba kalo gua yang punya ni perusahaan, udah gua pecat tanpa pesangon lu dari kemaren2.
alasannya adalah:
korupsi waktu gila2an. tidak bekerja dengan baik dan mempergunakan fasilitas kantor untuk kepentingan usaha pribadi. bayangkaaaaannn.... listrik, ruangan, telpon dan jam kerja adalah milik kantor gue, dan dia pakai itu 90 % mengerjakan kepentingan bisnisnya sendiri.
Thursday, December 31, 2009
Kaleidoskop 2009
It’s December 31, 2009. The last day in this year. It’s time to look back for a while to see what I’ve been through all this year.
Let’s start…
First two month in this year was really make me excited. With my future baby in me, feels so big, so lazy and so hard to move my ass from bed, and feeling worry about my capability of being a mom, it scares me, really.
During my third semester of pregnancy, I just stay at home. Browsing and browsing, hehehe. That’s the start when I like to collect food recipes from internet. Then I start baking. From a little easy and delicious cake, BROWNIES. And I like it when Ivan said, “yummyyy”.
Then March was coming, and the baby’s born. It’s miracle. When I kissed her cheek just after she came out, was really make me cry. That cute little baby is mine, she is my baby. At that time, I swore to my self, that I would do anything, anything to the max, just for her. To make her comfort, raise her with all my heart, so that she can grow up became a beautiful girl with a beautiful heart, too.
So baby, don’t ever think that I would give you everything that you want :D. If that’s not necessary, it never will. Just go to your daddy. So he can argue with me and we’ll see who’ll win :D ( Somehow I know Ivan will never say no to Michelle).
I don’t know how and when it start. Suddenly I realized that I like baking. I like cake decorating. And then people start to order my cake.
So, even 3 months after Michelle was born and I came back to the office, I still baked. Until now…
It’s about July or August when we (Ivan and me) decided to provide Wedding Cupcakes. Why wedding? Because, it’s so happy to help people to reach their happiness. Of course, Birthday Cake and any occasional cake still on the list too.
With my younger sister’s help, about 7-8 wedding cupcakes we handled until now, hundred of brownies and birthday cake, billion of mini choux, hehehe, and it’s still counting. I love baking world….!!!
Michelle’s grown up very well. Each day she is more adorable than ever. And we try our best to become a good parents even we realized we still far from good, never stop learning.
Conclusion, this year was the greatest year in my life. Michelle and Ivan was the greatest gift that I’ve received.
I’m so grate full to have them in my life.
That’s all for 2009. Let’s face 2010 with a new spirit.
HAPPY NEW YEAR 2010, every one! Be blessed..!!!
Special note:
“Thanks for my lovely husband, Ivan, for your unconditional love, your patience, and your very very nice smile that you gave me even when I was stubborn, or in the worst mood ever, or when the devil inside me came out and try to hurt you. I’m so sorry, God knows how much I love you. Thank you… I would never be able to live this life alone. Not without you. Love you always and forever".
Wednesday, December 30, 2009
arrgghhhhhhhhh
kok baru ngeh postingan gue banyak yang masuk draft yah? cape dehhhh... giliran diposting malah masuk ke tgl hari ini, padahal itu postingan tahun jebot.
arrgghhhhh
kesel kesel keseeeelllll
arrgghhhhh
kesel kesel keseeeelllll
Subscribe to:
Posts (Atom)